Penjajakan Sumur Minyak PT. BWP Meruap Sarolangun

KabarIndonesia – Dalam kunjungan kerjanya, Gubernur Jambi, H. Zulkifli Nurdin bersama Ketua TP PKK Provinsi Jambi di Kabupaten Sarolangun, Sabtu (14/5) melakukan penajakan sumur PT. Bina Wahana Peklindo (BWP) Meruap Private Limited, Sarolangun. Penajakan sumur pertama dari sepuluh sumur yang akan dilakukan penajakan pada tahun 2010 dari target 30 sumur hingga tahun 2014 ditandai dengan penekanan tombol oleh Gubernur Jambi, dengan didampingi Bupati Sarolangun, H. Hasan Barsi Agus, bersama anggota Muspida Kabupaten Sarolangun. Gubernur Jambi pada kesempatan ini dalam sambutannya menyampaikan bahwa BWP Meruap merupakan sebuah perusaan perminyakan yang telah beroperasi di Kabupaten Sarolangun, dan telah menghasilkan 3650 barel/per hari. Sedangkan ke depan ditargetkan akan dapat menghasilkan minyak 5000 barel minyak/ hari. Ini merupakan suatu potensi yang baik sekali di bidang perminyakan di Jambi karena Jambi selama ini memang dikenal sebagai salah satu penghasil minyak di Indonesia, selain batu bara, gas, dan lainnya. “Demikian juga di Kabupaten Sarolangun ini, karenanya apa yang telah dilakukan BWP Meruap ini yang telah melakukan eksploitasi harus kita dukung, dengan harapan bagaimana apa yang telah diprogramkan BWP Meruap di Kabupaten Sarolangun ini dapat terealisasi. Dengan demikian akan menambah PAD daerah ini, dan tentunya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Gubernur. Sebelumnya Bupati Sarolangun menyampaikan, dana bagi hasil dari minyak dari pusat setiap tahun saat ini sebesar Rp 31milyar, sementara dana APBD Kabupaten Sarolangun kurang lebih sebesar Rp 600 milyar. Artinya ke depan bila sumur-sumur yang dilakukan pengeboran di Sarolangun ini menghasilkan tidak menutup kemungkinan Kabupaten Sarolangun akan mendapatkan bagi hasil dari minyak lebih dari yang diterima saat ini. Dijelaskan Bupati Sarolangun, salah satu harapan besar dari pendapatahn asli daerah (PAD) Kabupaten Sarolangun adalah dari bagi hasil minyak, dan ini selalu disampaikan kepada para tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan undangan setiap kali melakukan penajakan sumur minyak BWP Meruap itu. Sebelumnya Site Manager BWP Meruap, Widianto dalam laporannya menyampaikan bahwa saat ini memproduksi 3750 barel/ hari sedangkan BP Migas pada tahun 2010 ini menargetkan harus bisa memproduksi 5000 baret/hari dari 10 sumur yang ada dan akan dilakukan penajakan kembali pada tahun 2010 ini untuk 10 sumur yang diikuti dengan pembangunan pasilitas produksi. Selain itu pada kesempatan ini dilaporkan juga oleh pihak BWP Meruap, saat ini juga ada proyek Seismik 3 D (aktivitas pencarian sumber minyak/sumber daya alam dan mineral) tiga dimensi, yang telah dimulai sejak Januari 2010 dengan target tiga bulan. Oleh karena kondisi alam yang kurang mendukung, saat ini baru mencapai 31 prosen dari jumlah 3650 lubang baru terselesaikan 1454. Nantinya jika seismik berhasil, akan dilanjutkan dengan pengeboran selanjutnya untuk tahun 2011 hingga 2014. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: